Tanggung jawab..

Posted: December 17, 2009 in Islam, Suka-suka
Tags: , , ,

Suatu hari, di sebuah negeri anta berantah, tergoleklah dengan lemas sang raja yang sedang didera penyakit mematikan. Semua tabib di penjuru negeri sudah mengangkat tangan, menyerah, dan meyakini bahwa dalam waktu yang tidak lama lagi, sang baginda akan segera mengawali perjalanan baru di negeri barzah (alam kubur).

Di saat-saat terakhirnya, sang raja berujar kepada seluruh rakyatnya, ” Barang siapa yang bersedia menemaniku di kuburan setelah aku meninggal, dua minggu saja, maka setengah dari kerajaan ini akan menjadi miliknya.”. Pengumuman itu dengan cepat menyebar ke seluruh pelosok negeri. Tapi sayang, hanya satu orang saja yang bersedia menerima tantangan tersebut.

Orang tersebut adalah seorang penebang pohon yang sangat miskin. Satu-satunya harta yang dimiliki olehnya adalah sebilah kapak, yang selalu menemani hari-harinya. Tidak selang berapa lama, sang raja benar-benar menghembuskan nafas yang terakhir, dan sang penebang pohon itupun segera menjalankan tantangan almarhum sang raja, yaitu untuk menemani sang raja di dalam kubur selama dua minggu.

Sesaat setelah semua pelayat pergi, datanglah malaikat yang ditugaskan oleh Allah untuk menanyakan amal perbuatan yang telah dilakukan oleh sang raja semasa hidupnya, termasuk apa saja yang sudah dimiliki, dan apa saja yang sudah dilakukan dengan semua yang dimiliki. Ternyata, sang penebang pohon itu pun tak luput dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.
Sungguh, sang penebang pohon tidak pernah menyangka bahwa hanya dengan sebilah kapak yang dimilikinya itu, sedemikian banyak pertanyaan yang diajukan, sedemikian berat tanggung jawab yang harus dipikul dengan hanya memiliki sebilah kapak.

Karena sudah tidak tahan dengan beragam pertanyaan yang seakan-akan tanpa ujung dan bertubi-tubi tentang kapak yang dimilikinya itu, akhirnya sang penebang pohon melompat, menerjang penutup kubur yang hanya berupa tumpukan beberapa lembar tripleks. Tanpa diduga, ternyata di luar, sudah terdapat kerumunan orang yang langsung berjingkrak-jingkrak dan berteriak-teriak meneriakkan nama sang penebang pohon. Ternyata, sang penebang pohon sudah berada di dalam kuburan bersama sang raja selama tepat 2 minggu. Yah, kerumunan orang itu menunggu untuk merayakan kemenangan sang penebang pohon atas setengah harta dari kerajaan.

Namun, dengan langkah gontai sang penebang pohon langsung berjalan menjauhi kerumunan orang itu sambil berkata, ” Tidak, aku tidak lagi menginginkan setengah harta kerajaan itu, dengan sebilah kapak saja aku sudah tidak kuasa mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah, apalagi dengan setengah harta kerajaan itu..”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s